Sekilas Lawson
Lawson
Lawson merupakan perusahaan jaringan waralaba convenience store. Jaringan waralaba ini telah tersebar di beberapa negara. Khususnya di Jepang, Amerika dan Indonesia.
Perusahaan ini berdiri cukup lama. Seiring dengan perkembangannya, perusahaan terus bergerak maju. Yakni, ingin menguasai pasar dengan mendirikan puluhan ribu toko yang tersebar di dunia.
Salah satunya ditempatkan di Indonesia. Jaringan toko waralaba ini pun sudah mencapai puluhan di Indonesia. Sasarannya adalah orang-orang perkotaan dengan rentang usia 20-40 tahun ke atas.
Lantas, apa sebenarnya perusahaan ini? Kemudian, apa saja produk yang dihasilkan? Mari kenali lebih lanjut melalui ulasan berikut ini.
Profil Perusahaan Lawson
Lawson sebenarnya didirikan oleh pemilik pabrik susu. Ia adalah J.J. Lawson. Lokasi keberadaannya terletak di Ohio, Amerika Serikat. Tepatnya pada tahun 1939.
Setelah cukup lama berbisnis, perusahaan ini membuka toko pertamanya di luar negeri. tepatnya di Sakurazuka Osaka, Jepang. Yakni pada tahun 1975.
Di Jepang, jaringan ini terbilang sangat sukses. Betapa tidak, jaringan ini dinilai sebagai jaringan waralaba terbesar kedua di Jepang.
Logo perusahaannya berupa kaleng susu. Ini ditetapkan untuk mengenang bahwa dulunya perusahaan ini berasal dari toko/pabrik susu.
Semakin berkembang, gerai pertama dibuka pada Juli 1997 di Okinawa. Kemudian, perluasan mulai dilakukan sehingga berhasil membuka gerai di 47 perfektur di Jepang.
Pada tahun 2011, perusahaan berhasil membuka toko sekitar 10.000. Kemudian di tahun 2013, perkembangannya semakin meningkat. Yakni, mampu membuka kurang lebih 11.174 buah toko di Jepang.
Tahun 2012, pemiliknya kembali ke Amerika Serikat dan membuka toko pertama di Honolulu, Hawaii. Kemudian diikuti dengan beberapa toko lainnya.
Sementara di Indonesia, Lawson Indonesia ini bekerjasama dengan PT. Midi Utama Indonesia, Tbk. Ini merupakan jaringan dari Alf Group. Kontak perjanjian ditandatangani pada Juni 2011.
Gerai pertama yang dibuka di tanah air terletak di Kemang, Jakarta Selatan. Setelah itu, beberapa toko besar dibuka di beberapa kota. Tercatat jika ada sekitar 83 toko yang sukses dibuka oleh Lawson.
Hasil Produksi
Sebenarnya, perusahaan ini hanya menyediakan makanan siap saji dan minuman. Produk aslinya adalah Oden dan Onogiri.
Konsep yang diambil dari jaringan waralaba adalah menyediakan tempat duduk di dalam dan luar toko. Ini memungkinkan para konsumen dapat menikmati makanan dan minuman siap saja dengan leluasa.
Jaringan ini pun sudah memfasilitasi tempatnya dengan bangku dan meja. Tentunya, ini menjadi tempat yang ideal bagi masyarakat untuk menikmati hidangannya.
Adapun sasaran utamanya adalah pelanggan dengan rentang usia 20-40 tahun. Khususnya diutamakan bagi para pekerja yang disibukkan dengan pekerjaan.
Asumsinya, para pekerja ini tidak memiliki waktu yang banyak untuk sekedar menyediakan makanan. Untuk itulah, jaringan waralaba memfasilitasi kebutuhan dari masyarakat dengan menyediakan makanan dan minuman yang cukup menjanjikan.
Sejauh ini, gerainya hanya dibuka di kota-kota besar di tanah air. Karena, kota seperti inilah yang ditempati oleh masyarakat sibuk.
Alamat Perusahaan
Sebagai jaringan waralaba, tentu saja lokasi keberadaan dari Lawson ini tersebar luas di tanah air. Karena, jaringan ini berusaha untuk menjangkau target pasarnya sedekat mungkin.
Tercatat jika beberapa kota yang ditempatinya adalah Kemang, Bali, Bekasi, Bogor, Jakarta, Tangerang hingga Jawa Barat.
Sementara untuk alamat dari kantor pusatnya, perusahaan yang menekuni industri kelontong ini bermarkas di Shinagawa, Tokyo, Jepang.
Itulah kurang lebih informasi yang bisa disampaikan mengenai Lawson. Yakni, perusahaan yang bergerak di bidang industri kelontong yang tersebar di Indonesia.